08 September 2017•Update: 08 September 2017
Rafiu Ajakaye
LAGOS, Nigeria
Angka korban tewas dari wabah kolera di kamp-kamp pengungsi di negara bagian Borno di Nigeria naik menjadi 28 orang, kata Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNICEF pada Kamis.
Selain itu, jumlah mereka yang terjangkit infeksi kolera di pemukiman sementara, yang menampung pengungsi yang melarikan diri dari kelompok teroris Boko Haram, melonjak menjadi 837, termasuk 145 anak-anak dibawah usia 5 tahun (balita), lanjut UNICEF.
"Kekhawatiran kami meningkat bagi kesehatan 1,4 juta pengungsi, termasuk 350.000 balita, yang hidup di sejumlah 'titik panas' kolera di timur laut Nigeria," jelas mereka.
Wabah ini terjadi di tengah adanya kekerasan dan tindakan militer terhadap pemberontak di wilayah itu yang mengusir lebih dari 1,7 juta warga setempat dan menelantarkan lebih dar 3,6 juta warga tanpa akses air bersih.
UNICEF mengatakan wabah itu pertama terdeteksi di kamp pengungsi Muna Garage di Maiduguri, ibukota negara bagian Borno, namun sekarang sudah menyebar ke 6 lokasi lainnya di Borno.