Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 Januari 2019•Update: 08 Januari 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden Donald Trump akan mengunjungi perbatasan AS-Meksiko pekan ini, sementara dia terus mendesak Kongres untuk mengalokasikan lebih dari USD5 miliar untuk mendanai tembok yang telah lama dijanjikannya di sepanjang perbatasan selatan, menurut pengumuman Gedung Putih, Senin.
Juru bicara Sarah Sanders mengatakan melalui akun Twitter-nya bahwa Trump akan bertemu dengan mereka yang berada di garis depan keamanan nasional dan krisis kemanusiaan.
Rincian tambahan tentang perjalanan itu belum tersedia, tetapi Sanders mengatakan mereka akan segera mengumumkannya.
Kunjungan tersebut dilakukan karena penutupan sebagian pemerintahan Amerika Serikat berlanjut hingga minggu ketiga dengan efek yang terus meningkat di seluruh penjuru negeri.
Sampah mulai menumpuk di taman nasional dan museum Smithsonian ditutup, meskipun ribuan pengunjung setiap harinya melakukan perjalanan ke ibu kota negara untuk menjelajahi pamerannya.
Sekitar 800 ribu pekerja federal dipaksa bekerja tanpa upah, atau secara terpaksa dirumahkan.
Sejak 22 Desember, banyak lembaga pemerintah yang kehabisan dana.
Trump menuntut agar setiap dana prospektif yang digunakan untuk membuka kembali pemerintahan juga menyertai sejumlah uang untuk mendanai tembok yang awalnya dia janjikan akan dibayar oleh Meksiko.
Dia kemudian mengatakan bahwa pakta perdagangan bebas yang belum diratifikasi dengan Meksiko dan Kanada akan menyediakan dana, tetapi belum memberikan angka pasti untuk mendukung klaim tersebut.
Kongres Demokrat dengan gigih menentang permintaan dana Trump, dengan alasan bahwa itu adalah pemborosan waktu dan sumber daya.
Senat sebelumnya mengesahkan RUU Pendanaan yang mengecualikan alokasi untuk tembok Trump.
Sementara itu, kendali DPR telah berpindah tangan menyusul pemilihan paruh waktu November, dengan Demokrat sekarang memegang kendali, kemungkinan rencana-rencana Trump akan sulit untuk diloloskan.
Tak lama setelah dilantik, parlemen pimpinan Demokrat mengeluarkan RUU pendanaan untuk membuka kembali pemerintahan tanpa menyisihkan dana untuk tembok Trump, tetapi Pemimpin Mayoritas Mitch McConnell menolak untuk membawanya ke Senat.