Nani Afrida
24 Agustus 2018•Update: 24 Agustus 2018
Umar Farooq
WASHINGTON
Pakistan pada Kamis menolak pernyataan yang dikeluarkan Departemen Luar Negeri AS mengenai isi percakapan telepon antara Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Mike Pompeo dan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.
Dalam pernyataan sebelumnya, Juru Bicara Heather Nauert mengatakan: "Menlu Pompeo menyatakan kesediaannya untuk bekerja dengan pemerintah baru menuju hubungan bilateral yang produktif."
Pompeo "mengangkat pentingnya Pakistan mengambil tindakan tegas terhadap semua teroris yang beroperasi di Pakistan dan peran vitalnya dalam mempromosikan proses perdamaian di Afghanistan," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Beberapa jam kemudian, pernyataan itu mendapat reaksi dari Mohammad Faisal, juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, yang mengatakan Islamabad "mengambil pengecualian terhadap pernyataan yang salah secara faktual" yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri.
"Tidak disebutkan sama sekali dalam pembicaraan tentang teroris yang beroperasi di Pakistan," kicau Faisal dalam media sosial twitter.
Pihak Pakistan meminta pihak AS untuk "segera" memperbaiki pernyataan itu.
Pompeo, yang diperkirakan akan mengunjungi Islamabad pada 5 September mendatang, kemungkinan akan menjadi diplomat asing pertama yang mengunjungi Khan. * Servet Gunerigok berkontribusi pada berita ini