Hayati Nupus
22 Maret 2019•Update: 22 Maret 2019
Ashraf Musa
IDLIB, Suriah
Sekitar 200.000 warga sipil mengungsi dari rumah mereka di Idlib dan Hama dalam lima bulan terakhir karena pelanggaran berulang atas Perjanjian Sochi oleh rezim Suriah, menurut LSM.
Berbicara kepada Anadolu Agency, Mohamed al-Hallaj, direktur Tim Koordinator Respons, mengatakan sebanyak 122.000 di antaranya mengungsi dari rumah sejak enam pekan terakhir.
Al-Hallaj mengaitkan lonjakan pengungsi akhir-akhir ini dengan serangan berkelanjutan oleh rezim Suriah dan sekutunya.
Serangan rezim dan kelompok-kelompok teroris dukungan Iran di zona de-eskalasi Idlib diperkirakan menewaskan sedikitnya 152 warga sipil - dan melukai lebih dari 445 lainnya - sejak awal 2019.
September lalu, Turki dan Russia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-militerisasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang–menyusul pertemuan antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi, Rusia.
Suriah baru saja keluar dari konflik yang menghancurkan sejak 2011 ketika rezim Assad menindak demonstran dengan brutal.