14 Juli 2017•Update: 16 Juli 2017
Halit Suleyman
DAMASKUS
Pemerintah Suriah diduga melakukan serangan gas beracun di lingkungan Ain Tarma, Ghouta timur, kata seorang anggota kelompok oposisi setempat kepada Anadolu Agency, Kamis.
Komite Koordinasi Lokal anggota Suriah Ammar Ahmad mengatakan bahwa serangan gas tersebut dilakukan di Ain Tarma, yang masih dalam pengepungan pemerintah selama empat tahun terakhir.
Sepuluh pejuang oposisi dirawat di rumah sakit akibat serangan tersebut, katanya.
Sumber medis mengkonfirmasi informasi tersebut dan mengatakan pasukan al-Assad melakukan serangan gas dengan zat yang tidak dapat dikenali.
Sedikitnya lima korban mengalami muntah dan sakit kepala, kata sumber yang meminta namanya disamarkan.
Perang yang cukup parah sudah terjadi di Suriah sejak Maret 2011, ketika rezim Presiden Basyat Hafizh al-Assad menghentikan demonstrasi pro-demokrasi dengan tangan besi.
Menurut pejabat PBB, ratusan ribu orang terbunuh dalam konflik tersebut, sementara jutaan lainnya telah mengungsi.