Maria Elisa Hospita
31 Agustus 2019•Update: 02 September 2019
Dildar Baykan
WASHINGTON
Akun resmi Jack Dorsey, pendiri sekaligus CEO Twitter, diretas oleh kelompok Chuckling Squad.
Pada Jumat, kelompok peretas mengirimkan cuitan rasis selama 15 menit via akun yang memiliki empat juta pengikut itu.
Salah satu cuitan mengatakan pemimpin Nazi Adolf Hitler tidak bersalah.
Sementara cuitan lainnya menghina orang kulit hitam dan Yahudi.
Ada pula cuitan ancaman yang menyebutkan adanya bom di markas Twitter.
Kurang dari sejam setelah di-posting, cuitan-cuitan ofensif itu telah dihapus oleh Twitter.
Manajemen Twitter mengakui terjadi peretasan pada akun milik Dorsey.
"Akun tersebut saat ini aman dan tidak ada indikasi sistem Twitter sedang diretas," tulis Twitter dalam keterangan resminya.