Maria Elisa Hospita
31 Agustus 2019•Update: 31 Agustus 2019
Burak Bir
ANKARA
Setidaknya 10 remaja luka-luka akibat penembakan massal selama pertandingan sepak bola di negara bagian Alabama, selatan Amerika Serikat.
Insiden itu terjadi pada Jumat malam di Mobile, kota tertua di negara bagian itu.
Menurut polisi, enam dari 10 korban terkena peluru langsung dan seorang lainnya kejang-kejang beberapa saat setelah insiden itu terjadi.
Usia para korban berkisar antara 15 hingga 18 tahun.
Kepala Kepolisian Mobile Lawrence Battiste mengungkapkan dua orang telah ditahan untuk diinvestigasi lebih lanjut.
Insiden tersebut terjadi hanya kurang dari sebulan setelah penembakan bermotif rasis di El Paso, Texas.
Penembakan massal itu menewaskan 22 tewas dan 24 lainnya luka-luka.