Surya Fachrizal Aprianus
31 Agustus 2019•Update: 02 September 2019
Shadi Khan Saif
KABUL
Persiapan pemilihan presiden di Afghanistan menemui masalah teknis pada Jumat.
Namun, juru bicara Komisi Pemilihan Independen (IEC) Afghanistan Zabeh Sadat mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa perangkat verifikasi biometrik pemilih akan dikirim ke 34 provinsi, dan seluruh masalah teknis yang terkait dengan perangkat ini telah diperbaiki.
"Pengiriman verifikasi biometrik pemilu dimulai hari ini. Pengiriman tahap pertama diperuntukkan bagi Provinsi Farah, Badghes, dan Herat," kata Zabeh Sadat kepada Anadolu Agency.
Jubir itu meungungkapkan bahwa perlengkapan pemilu dipindahkan dari ibu kota ke 34 provinsi dengan menggunakan transportasi darat maupun udara dan berada di bawah pengamanan ketat.
IEC baru-baru ini mengakuisisi 17.000 perangkat verifikasi pemilih biometrik tambahan, selain 22.000 perangkat dari pemilihan parlemen tahun lalu, menjadikan total perangkat yang tersedia 39.000.
Sebelumnya, pada Rabu, Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengumumkan akan mengerahkan sekitar 100.000 pasukan bersenjata untuk menjaga keamanan selama pilpres mendatang.
Pemilihan presiden rencananya akan digelar pada 28 September di tengah situasi negara yang tak kunjung kondusif karena belum tercapainya kesepakatan damai dengan Taliban.
Taliban telah memperingatkan orang-orang agar tidak ikut serta dalam pemungutan suara
Sebanyak 16 kandidat ditetapkan untuk bersaing dalam pemilihan presiden, di antaranya termasuk Presiden Mohammad Ashraf Ghani dan mantan pemimpin Mujahidin, Gulbuddin Hekmatyar.