Burak Bir
08 Agustus 2022•Update: 09 Agustus 2022
ANKARA
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Minggu menyambut baik pengumuman gencatan senjata di Jalur Gaza antara Israel dan kelompok Jihad Islam Palestina.
Guterres juga memuji Mesir atas upaya yang dilakukan dalam koordinasi erat dengan PBB untuk membantu memulihkan ketenangan, kata PBB dalam sebuah pernyataan.
Dia juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban kekerasan dan orang yang mereka cintai.
"Dia sangat sedih dengan hilangnya nyawa dan cedera, termasuk anak-anak, dari serangan udara di Gaza dan penembakan roket sembarangan ke Israel dari pusat populasi di Gaza oleh Jihad Islam Palestina dan kelompok militan lainnya," tambahnya.
Menyerukan semua pihak untuk mematuhi gencatan senjata, Guterres menegaskan kembali komitmen PBB untuk pencapaian solusi dua negara berdasarkan resolusi PBB .
Gencatan senjata yang ditengahi Mesir di Jalur Gaza antara Israel dan Jihad Islam mulai berlaku Minggu malam pukul 11.30 malam waktu setempat (2030GMT).
Perjanjian gencatan senjata datang setelah tiga hari serangan udara Israel di Gaza yang menewaskan sedikitnya 44 warga Palestina dan lebih dari 360 lainnya terluka, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.