Kanyshai Butun
31 Desember 2025•Update: 31 Desember 2025
ISTANBUL
Rusia berhasil meluncurkan 52 satelit ke luar angkasa menggunakan roket Soyuz-2.1b, demikian diumumkan badan antariksa Rusia, Roscosmos, pada Minggu.
Menurut Roscosmos, peluncuran tersebut dilakukan dari Kosmodrom Vostochny di Wilayah Amur, Rusia Timur Jauh. Roket Soyuz-2.1b membawa dua satelit Aist-2T serta 50 satelit lainnya ke orbit.
Puluhan satelit itu dirancang untuk menjalankan berbagai misi, antara lain penginderaan jauh Bumi, penelitian radiasi elektromagnetik, pemantauan lalu lintas pelayaran global, penerimaan sinyal dari perangkat Internet of Things (IoT), serta kajian dampak kondisi luar angkasa terhadap organisme hidup.
Sementara itu, dua satelit Aist-2T memiliki fungsi khusus untuk pencitraan tiga dimensi (3D) permukaan Bumi. Satelit ini akan digunakan untuk membuat model digital permukaan tanah serta memantau situasi darurat seperti kebakaran hutan, banjir, dan aktivitas vulkanik.
Roscosmos menyatakan seluruh tahapan peluncuran berjalan sesuai rencana dan satelit-satelit tersebut telah berhasil ditempatkan di orbit yang dituju.