China Desak Panama Selidiki Pembongkaran Monumen Persahabatan
ISTANBUL
Pemerintah China mendesak Panama untuk menyelidiki pembongkaran paksa taman dan monumen persahabatan China–Panama yang memperingati 150 tahun kedatangan warga China di negara Amerika Tengah tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan Beijing sangat tidak puas dengan tindakan otoritas setempat di Panama yang membongkar Taman Persahabatan China–Panama beserta monumennya pada Sabtu malam.
“China sangat tidak puas dengan pembongkaran paksa yang dilakukan oleh otoritas lokal terkait di Panama dan telah menyampaikan protes keras kepada pihak Panama,” kata Lin dalam konferensi pers di Beijing, seperti dikutip media China.
Lin menilai tindakan tersebut bersifat sangat serius, melukai perasaan komunitas warga China di Panama, serta bertentangan dengan semangat persahabatan antara China dan Panama. Ia meminta pemerintah Panama melakukan penyelidikan menyeluruh dan segera memperbaiki tindakan keliru aparat setempat.
Menurut laporan media China Global Times, konsesi monumen tersebut telah berakhir setelah 20 tahun. Namun, pemerintah kota Arraiján disebut tidak menanggapi permintaan Asosiasi China di Panama untuk melakukan renovasi monumen tersebut.
Kedutaan Besar China di Panama juga menyampaikan keterkejutan dan kecaman keras atas pembongkaran itu. Dalam pernyataannya, kedutaan menyebut pembongkaran dilakukan tanpa pemberitahuan maupun komunikasi sebelumnya dengan komunitas China setempat.
“Tindakan ini tidak hanya melukai perasaan sekitar 300.000 warga negara China dan keturunan China di Panama, tetapi juga merusak perasaan persahabatan rakyat China terhadap rakyat Panama,” demikian pernyataan Kedutaan Besar China.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
