Ekip
19 April 2022•Update: 20 April 2022
DOHA, Qatar
Dewan Syura Qatar pada Senin mengutuk serangan Israel terhadap jamaah Muslim di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki.
Kami menyatakan "kecaman kami atas praktik Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa yang diberkati dan menyerang jamaah Palestina," kata dewan penasehat selama rapat mingguan yang dikutip oleh kantor berita Qatar, QNA.
Qatar mendesak "tindakan internasional yang cepat untuk menghentikan serangan berulang Israel terhadap saudara-saudara Palestina dan Masjid Al-Aqsa yang diberkati."
Ketegangan meningkat di seluruh wilayah Palestina sejak Jumat lalu ketika pasukan Israel menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa dan menyerang jamaah, melukai ratusan orang.
Serangan pemukim Yahudi ke situs suci untuk merayakan liburan Paskah Yahudi selama sepekan telah meningkatkan ketegangan.
Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam. Orang-orang Yahudi menyebut daerah itu "Gunung Kuil", dan mengklaim bahwa itu adalah situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.
Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama perang Arab-Israel 1967. Negara ini mencaplok seluruh kota pada 1980, dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.