Puluhan orang ditahan usai aksi protes anti-ICE di hotel Manhattan, AS
Para demonstran gelar aksi duduk di lobi hotel Hilton Garden Inn, Manhattan
ISTANBUL
Puluhan demonstran ditahan aparat kepolisian New York setelah menggelar aksi duduk di lobi sebuah hotel di kawasan TriBeCa, Manhattan, yang dituding menjadi tempat menginap agen Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) di tengah pengetatan kebijakan imigrasi pemerintahan Presiden Donald Trump.
Mengutip laporan The New York Times, lebih dari 100 pengunjuk rasa berkumpul pada Selasa malam (28/1) di lobi Hilton Garden Inn di Sixth Avenue dekat Canal Street. Mereka menyuarakan penolakan terhadap ICE dengan meneriakkan slogan-slogan protes serta mengenakan kaus hitam bertuliskan pesan anti-ICE.
Para demonstran juga mengkritik jaringan hotel Hilton, dengan menuding perusahaan tersebut menyediakan akomodasi bagi agen ICE yang terlibat dalam operasi penegakan imigrasi. Namun, hingga aksi berlangsung, belum ada kepastian apakah agen ICE benar-benar menginap di hotel tersebut.
Staf hotel dan para tamu terlihat kebingungan dengan aksi tersebut. Polisi kemudian memasuki lobi hotel dan memperingatkan bahwa siapa pun yang menolak meninggalkan lokasi akan ditangkap. Sejumlah demonstran dan wartawan diminta keluar, sementara sekitar 50 pengunjuk rasa tetap bertahan di dalam.
Tak lama berselang, petugas dari Strategic Response Group Departemen Kepolisian New York bergerak untuk menangkap demonstran yang tersisa. Pihak kepolisian menyatakan terjadi “beberapa” penahanan, namun belum merilis jumlah pasti orang yang ditahan maupun tuduhan yang dikenakan.
Aksi di Manhattan ini menyusul demonstrasi serupa di Minneapolis setelah kematian Renee Nicole Macklin Good, seorang ibu tiga anak, dan Alex Jeffrey Pretti, perawat unit perawatan intensif, yang tewas dalam dua insiden terpisah yang melibatkan agen ICE di kota tersebut bulan ini.
Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat menyatakan kedua korban dianggap mengancam keselamatan agen. Namun, klaim tersebut dibantah sejumlah politisi, jurnalis, dan kelompok hak sipil yang merujuk pada rekaman video di lokasi kejadian.
Dua kematian beruntun tersebut memicu gelombang protes di Minnesota dan sejumlah wilayah lain di Amerika Serikat. Para pengunjuk rasa menuntut pertanggungjawaban, transparansi, serta penyelidikan independen terhadap tindakan penegakan imigrasi federal.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
