Dunia

Presiden sementara Venezuela serukan dialog diplomatik dengan AS

Venezuela menegaskan penyelesaian sengketa dengan Amerika Serikat harus ditempuh melalui dialog politik dan hukum internasional

Sinan Dogan  | 05.02.2026 - Update : 05.02.2026
Presiden sementara Venezuela serukan dialog diplomatik dengan AS Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez.

BOGOTA

Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez menyerukan dialog diplomatik dengan Amerika Serikat menyusul aksi militer AS pada awal Januari, seraya menegaskan bahwa perbedaan antara kedua negara harus diselesaikan melalui jalur politik dan hukum internasional.

Berbicara dari Istana Kepresidenan Miraflores di Caracas, Rabu (5/2), Rodriguez mengatakan dirinya baru-baru ini melakukan percakapan via telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio. Ia menyebut Venezuela dan Amerika Serikat memiliki hubungan historis yang panjang.

Rodriguez menegaskan bahwa setiap perselisihan dapat diselesaikan dengan berlandaskan pada hukum internasional dan konstitusi Venezuela, serta menekankan bahwa dialog merupakan jalan yang paling diutamakan.

Ia juga mengatakan sejumlah kelompok ekstremis berupaya memanfaatkan intervensi Amerika Serikat untuk menciptakan kekacauan di Venezuela. Namun, menurutnya, masyarakat Venezuela merespons situasi tersebut dengan sikap dewasa dan penuh pengendalian diri.

Rodriguez menyatakan bahwa pascaserangan udara Amerika Serikat dan rangkaian peristiwa yang menyertainya, kondisi negara secara bertahap pulih, dengan stabilitas dan keamanan kembali terjaga.

“Rakyat Venezuela ingin menjaga kedaulatan, melindungi kemerdekaan nasional, serta mempertahankan perdamaian dan ketenangan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa satu hal yang menyatukan rakyat Venezuela adalah keyakinan bahwa setiap kontroversi dan perbedaan pandangan dengan pemerintah Amerika Serikat harus diselesaikan secara diplomatik melalui dialog politik.

Menyinggung serangan militer Amerika Serikat pada 3 Januari yang mencakup serangan terarah serta penangkapan dan pemindahan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, oleh pasukan AS, Rodriguez menyebut tindakan tersebut sebagai noda dalam hubungan bilateral.

“Serangan ini merupakan noda dalam hubungan kami, dan kami harus bekerja secara sungguh-sungguh dan saling menghormati untuk mengatasi perbedaan yang ada,” katanya.

Amerika Serikat membawa Maduro dan Flores ke New York, tempat keduanya menyatakan tidak bersalah atas dakwaan terkait narkotika dan senjata. Presiden Donald Trump menyatakan pemerintahannya akan “mengelola” Venezuela dan aset minyaknya selama masa transisi.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın