Dunia

Presiden Pezeshkian sebut serangan ke fasilitas sipil sebagai pelanggaran kemanusiaan

Presiden Iran menyebut serangan ke rumah sakit dan sekolah sebagai pelanggaran terang-terangan prinsip kemanusiaan

Rania Abushamala  | 02.03.2026 - Update : 12.03.2026
Presiden Pezeshkian sebut serangan ke fasilitas sipil sebagai pelanggaran kemanusiaan

ISTANBUL

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel yang disebut menyasar rumah sakit dan sekolah di Iran, serta menegaskan bahwa Teheran tidak akan tinggal diam atas tindakan tersebut.

Dalam pernyataannya di platform media sosial X pada Senin, Pezeshkian menyebut serangan terhadap fasilitas sipil itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan.

“Serangan terhadap rumah sakit berarti menyerang kehidupan itu sendiri. Serangan terhadap sekolah berarti menargetkan masa depan suatu bangsa. Menjadikan pasien dan anak-anak sebagai sasaran merupakan pelanggaran nyata terhadap prinsip kemanusiaan,” tulis Pezeshkian.

Ia juga menyerukan kecaman internasional atas serangan tersebut.

“Dunia harus mengutuknya. Saya berdiri bersama bangsa saya yang berduka. Iran tidak akan tetap diam atau menyerah terhadap kejahatan ini,” ujarnya.

Menurut otoritas Iran, sedikitnya 165 orang tewas ketika pesawat tempur Israel dan Amerika Serikat menyerang sebuah sekolah di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, pada Sabtu.

Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melancarkan serangan terhadap Iran pada hari yang sama yang menewaskan lebih dari 550 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei serta sejumlah pejabat tinggi militer.

Sebagai balasan, Teheran meluncurkan serangkaian serangan drone dan rudal yang menyasar wilayah Israel, aset Amerika Serikat, serta beberapa negara Teluk.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın