Maria Elisa Hospita
08 Agustus 2018•Update: 09 Agustus 2018
Hussein Elkabany
KAIRO
Otoritas Mesir mengumumkan akan membebaskan 1.118 tahanan melalui grasi.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa, Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa prosedur pembebasan bagi 395 tahanan - dan pembebasan bersyarat bagi 723 lainnya - telah selesai.
Pernyataan itu tidak menyebutkan apakah tahanan yang bebas dipenjara karena pelanggaran "politik".
Sebelumnya, pada Jumat, presiden juga memberikan grasi bagi 66 tahanan.
Pada bulan Mei, Presiden Abdel-Fattah al-Sisi memberi ampunan ke 332 pemuda yang dipenjara karena berpartisipasi dalam aksi protes ilegal.
Pada Oktober 2016, al-Sisi membentuk komisi untuk meninjau kemungkinan pemberian amnesti bagi para pemuda yang ditahan.