Rhany Chairunissa Rufinaldo
31 Oktober 2018•Update: 01 November 2018
Ayhan Simsek
BERLIN
Kanselir Jerman pada Selasa menekankan peran penting masyarakat madani di Mesir, setelah bertemu dengan presiden Mesir yang sedang berkunjung ke Berlin.
"Presiden Fattah al-Sisi berulang kali mengatakan dia ingin menjadi presiden bagi semua orang Mesir dan dia saat ini menikmati masa jabatan keduanya di pemerintahan," Angela Merkel mengatakan pada konferensi pers bersama di kantornya.
"Kami mendorongnya untuk mengembangkan masyarakat madani dan melihat itu sebagai peluang," katanya.
Merkel juga berterima kasih kepada Mesir atas upayanya untuk menghentikan arus migrasi ilegal ke Eropa.
“Mesir mengawasi perbatasan maritimnya dengan cara yang sangat baik. Tidak ada imigrasi ke Eropa, terlepas dari fakta bahwa ada banyak pengungsi yang tinggal di negara itu,” dia menekankan.
Merkel mengatakan selama pertemuan, mereka juga membahas masalah-masalah regional, termasuk situasi di Libya dan di Suriah serta konflik Timur Tengah.
“Kami juga sempat membahas situasi di Gaza. Kami berdua adalah pendukung solusi dua negara yang bagaimanapun telah menjadi agak rumit karena situasi saat ini,” katanya.
Al-Sisi berada di Berlin untuk menghadiri Konferensi G20 Compact with Africa yang diselenggarakan oleh pemerintah Jerman untuk mendukung investasi swasta dan proyek infrastruktur di Afrika.
Presiden Mesir Al-Sisi adalah seorang mantan panglima militer yang menggulingkan Mohamed Morsi, presiden pertama yang terpilih secara bebas di Mesir, dalam kudeta militer pada 2013.
Setahun kemudian, dia terpilih sebagai presiden untuk masa jabatan empat tahun.
Dia terpilih kembali pada pemilu Maret tahun ini dimana dia memenangkan 97,8 persen suara.