Rhany Chairunissa Rufinaldo
17 Oktober 2019•Update: 17 Oktober 2019
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo akan melakukan perjalanan ke Israel dan Belgia pada Jumat dan Sabtu, setelah melakukan kunjungan ke Turki.
Pompeo dan Wakil Presiden Mike Pence pada Kamis akan mengadakan perundingan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengenai operasi Turki di timur laut Suriah.
Juru Bicara Departemen Luar Negeri Morgan Ortagus mengatakan Pompeo akan bertemu dengan para pemimpin kunci dan membahas aliansi yang telah lama terjalin.
"Pada Jumat, Pompeo akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk membahas perkembangan di Suriah dan kebutuhan terus menerus dalam melawan perilaku tidak stabil rezim Iran di kawasan itu," kata Ortagus dalam sebuah pernyataan.
Pompeo kemudian akan melakukan perjalanan ke Belgia dan bertemu Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg.
"Kedua pejabat akan membahas masalah keamanan trans atlantik dan tujuan AS untuk Pertemuan Menteri Luar Negeri dan Pemimpin NATO mendatang," tambah Ortagus.
Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada 9 Oktober untuk mengamankan perbatasannya untuk mengusir unsur-unsur teroris dan memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman serta menjaga integritas wilayah Suriah.
Menurut Turki, kelompok teroris PKK dan cabangnya YPG/PYD merupakan ancaman terbesar bagi masa depan Suriah, yang membahayakan integritas teritorial dan struktur kesatuan negara.
Selama lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.