Rıskı Ramadhan
11 April 2018•Update: 11 April 2018
Muhammet Emin Avundukluoglu
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa mengkritik pernyataan menteri luar negeri Rusia dan menyatakan bahwa Turki akan mengembalikan wilayah Afrin di Suriah kepada penduduknya.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada Senin mendesak Ankara untuk menyerahkan Afrin kepada rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.
"Ini adalah pendekatan yang salah. Kami sangat tahu akan mengembalikan Afrin kepada siapa," kata Erdogan kepada wartawan di gedung Parlemen Turki.
Dia mengatakan Afrin akan diserahkan kepada penduduknya "ketika waktunya tiba".
"Tapi, kami akan menentukan waktu itu," tambah dia.
Turki pada 20 Januari meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris YPG/PKK dan Daesh dari Afrin, di tengah meningkatnya ancaman dari wilayah tersebut.
Pada 18 Maret, Pasukan Turki dan Tentara Pembebasan Suriah membebaskan kota Afrin, yang telah menjadi persembunyian utama teroris YPG/PKK sejak 2012.
Menurut Staf Umum Turki, Operasi Ranting Zaitun bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah itu, serta melindungi masyarakat Suriah dari kekejaman dan penindasan teroris.