Rhany Chairunissa Rufinaldo
17 Oktober 2019•Update: 17 Oktober 2019
ANKARA
Setidaknya tujuh demonstran tewas dan 70 lainnya terluka akibat tembakan pasukan keamanan selama protes yang sedang berlangsung di Guinea sejak senin, lansir media lokal Devdiscourse, Rabu.
Protes dilakukan untuk menentang rencana perubahan konstitusi yang akan memungkinkan Presiden Alpha Conde mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga atau bahkan keempat
Sementara itu, koalisi kelompok oposisi Guinea mengklaim dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Rabu bahwa 10 demonstran tewas, 70 terluka dan 200 ditangkap.
Konstitusi saat ini, yang disahkan sembilan tahun yang lalu, memungkinkan presiden untuk mencalonkan diri selama dua periode, masing-masing lima tahun.
Masa jabatan Conde akan berakhir pada Desember 2020.
Kelompok-kelompok masyarakat sipil, serikat pekerja dan partai-partai oposisi bergandengan tangan untuk mencegah pemimpin berusia 81 tahun itu mengotak-atik konstitusi.