Maria Elisa Hospita
24 Mei 2019•Update: 26 Mei 2019
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Perdana Menteri Theresa May menyatakan akan mundur dari jabatannya sebagai perdana menteri dan pemimpin Partai Konservatif (Tory) pada 7 Juni mendatang.
Pengumuman itu disampaikan May setelah dia menemui ketua Komite 1922, Sir Graham Brady.
May telah memimpin Tory dan menjabat sebagai perdana menteri menggantikan David Cameron pada 2016, menyusul keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.
Dia telah menegosiasikan kesepakatan Brexit dengan para pemimpin Uni Eropa, tetapi berulang kali gagal disetujui oleh House of Commons.
Selama empat bulan terakhir, May berada di bawah tekanan besar karena gagal mengumpulkan dukungan mayoritas untuk kesepakatan Brexit usulannya.