Dunia

Otoritas Gaza laporkan 71.441 orang tewas sejak serangan Israel dimulai

Serangan udara dan artileri Israel masih berlanjut di sejumlah wilayah Gaza, termasuk Gaza City dan Bureij

Ramzi Mahmud, Hamdi Yıldız  | 15.01.2026 - Update : 16.01.2026
Otoritas Gaza laporkan 71.441 orang tewas sejak serangan Israel dimulai Credit by Khames Alrefi - Anadolu

GAZA 

Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza kembali bertambah menjadi 71.441 orang, meskipun perjanjian gencatan senjata telah berlaku sejak Oktober lalu, menurut otoritas kesehatan setempat.

Kementerian Kesehatan Gaza dalam pernyataan tertulis pada Kamis (15/1) melaporkan bahwa militer Israel masih melancarkan serangan udara dan tembakan artileri ke sejumlah wilayah di Gaza, sehingga korban jiwa terus berjatuhan di tengah gencatan senjata yang dinilai kerap dilanggar.

Saksi mata di lapangan menyebutkan pesawat tempur Israel membombardir kawasan Tuffah di bagian timur Kota Gaza, sementara Kamp Pengungsi Bureij di wilayah tengah Jalur Gaza menjadi sasaran tembakan artileri. Di wilayah selatan, Kota Khan Younis dilaporkan diserang dengan tembakan intensif dari kendaraan militer Israel.

Hingga kini belum ada informasi rinci mengenai korban jiwa atau luka akibat serangan terbaru di sejumlah wilayah yang masih berada di bawah pendudukan militer Israel. Tentara Israel dilaporkan masih mempertahankan kehadiran militernya di berbagai bagian Jalur Gaza dan menguasai hampir setengah wilayah tersebut.

Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, sedikitnya 451 warga Palestina tewas dan 1.251 lainnya terluka akibat serangan Israel. Secara keseluruhan, sejak serangan besar-besaran Israel dimulai pada Oktober 2023, jumlah korban tewas telah mencapai 71.441 orang, sementara korban luka meningkat menjadi 171.329 orang.

Di tengah situasi tersebut, sejumlah fasilitas sipil terus terdampak. Universitas Islam Gaza dilaporkan kini berfungsi sebagai tempat penampungan bagi warga Palestina yang mengungsi akibat serangan dan kerusakan luas di wilayah mereka.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın