Maria Elisa Hospita
21 Maret 2019•Update: 21 Maret 2019
Fatih Hafiz Mehmet
ANKARA
Menanggapi seruan Turki untuk menggelar pertemuan darurat, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) akan membahas serangan teroris di Selandia Baru dan meningkatnya kekerasan dipicu Islamofobia pada Jumat.
"Turki, sebagai Ketua KTT OKI, telah menyerukan untuk menggelar pertemuan darurat untuk membahas peningkatan kekerasan yang dipicu Islamofobia, rasisme, dan xenophobia, khususnya setelah adanya serangan teroris di dua masjid di Selandia Baru pada 15 Maret 2019," jelas Kementerian Luar Negeri Turki lewat sebuah pernyataan.
Pertemuan Darurat Komite Eksekutif Terbuka Tingkat Menteri OKI akan diadakan pada Jumat di Istanbul dan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.
Kementerian juga mengatakan bahwa representatif dari organisasi internasional seperti PBB, Uni Eropa, dan Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE) juga diundang ke pertemuan tersebut.
Pada 15 Maret, sedikitnya 50 orang tewas ketika seorang teroris menembaki para jemaah yang sedang menjalankan salat Jumat di Masjid Al Noor dan Linwood di Christchurch, Selandia Baru.