15 Desember 2017•Update: 16 Desember 2017
BEIJING
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang mendukung Palestina merdeka berdasarkan perbatasan tahun 1967 dan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.
Setelah KTT Luar Biasa OKI yang diadakan di Istanbul pada hari Rabu lalu, Lu Kang mengatakan bahwa Beijing memahami kepedulian negara-negara Muslim atas status Yerusalem.
Negara-negara anggota OKI mengeluarkan sebuah deklarasi dalam KTT Luar Biasa hari Rabu lalu untuk mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.
Kang meminta kedua belah pihak untuk melanjutkan perundingan guna menemukan solusi yang "komprehensif dan adil" terhadap krisis yang telah berlangsung lama antara Palestina dan Israel.
Deklarasi Istanbul meminta "dunia untuk mengenali Yerusalem Timur sebagai ibukota Palestina".
Deklarasi tersebut juga menolak dan mengutuk keputusan "tidak sah" dari presiden AS.