Pizaro Gozali Idrus
19 Juni 2020•Update: 19 Juni 2020
JAKARTA
Sejumlah NGO meminta ASEAN memberikan prioritas isu Covid-19 di KTT dan dapat melakukan sinergi dengan NGO dalam mengatasi pandemi.
Rahmawati Husein, Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Centre, menilai Indonesia kini mengalami masalah besar karena menjadi negara dengan tingkat Covid-19 tertinggi di ASEAN.
“Isu Covid-19 sekarang menjadi highlight di Indonesia karena tingkatnya tertinggi. Sejak awal Muhammadiyah telah membantu pemerintah dalam mengatasi Covid-19,” ujar dia.
Rahmawati mengatakan Muhammadiyah telah mengerahkan 78 jaringan rumah sakit Muhammadiyah untuk menaganani Covid-19.
Selain itu, kata dia, Muhammadiyah telah menyalurkan dana sebesar lebih dari USD11 juta atau sekitar Rp156 miliar dengan penerima menafaat sekita 3,2 juta orang.
Faizal Ahmad Perdaus, Presiden MERCY Malaysia, mengatakan pandemi Covid-19 ini menjadi momentum bagi NGO untuk menunjukkan kontribusinya kepada pemerintah.
“Kita harus bekerja sama secara lebih inklusif sebagai NGO,” ujar dia.
Sementara itu, Vu Thi Quynh Hoa, Deputi Oxfam Vietnam, mengatakan KTT ASEAN perlu memberikan prioritas mengenai Covid-19.
Sebab, kata dia, ASEAN telah mengeluarkan deklarasi bersama para pemimpin pada 14 April lalu untuk melawan Covid-19.
Selanjutnya pada Juni, para pemimpin ASEAN juga mengeluarkan pernyataan bersama untuk memberikan perhatian kepada masyarakat miskin dan kelompok rentan.
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-36 akan dilangsungkan secara virtual pada 26 Juni di Hanoi, Vietnam.
Pelaksanaan KTT secara online dilakukan untuk mencegah penyebaran pandemi virus korona di Asia Tenggara.
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan penanganan Covid-19 akan menjadi prioritas pembahasan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang digelar pada 26 Juni 2020 secara virtual.
Dia menuturkan sejauh ini belum ada agenda spesifik yang disampaikan kepada Indonesia, namun situasi yang mendesak terkait Covid-19 akan menjadi agenda yang sangat penting untuk dibicarakan antar-pemimpin ASEAN.
“Saya yakin penanganan pandemi ini akan menjadi prioritas utama dalam KTT ASEAN,” kata Retno dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis.
Selain terkait Covid-19, Retno menuturkan para pemimpin ASEAN akan membahas perkembangan pembangunan komunitas ASEAN, kemitraan dengan rekan dialog ASEAN, serta isu-isu yang berkembang di kawasan maupun dunia belakangan ini.
Berdasarkan data WHO, negara-negara ASEAN telah mengonfirmasi lebih dari 54 ribu kasus positif Covid-19 sejauh ini, dimana kasus tertinggi ada di Indonesia yakni sebanyak 43.803 pasien.