Talha Ozturk
05 Mei 2022•Update: 06 Mei 2022
BELGRADE, Serbia
Nilai-nilai Eropa harus dipertahankan di mana-mana, termasuk di Balkan Barat, kata menteri pertahanan Jerman pada Rabu.
Pernyataan Christine Lambrecht disampaikan dalam konferensi pers bersama dengan Menteri Pertahanan Bosnia dan Herzegovina Sifet Podzic.
Podzic menyambut Lambrecht dan delegasi pendampingnya lewat upacara resmi di ibu kota negara itu, Sarajevo.
''Kami ingin melihat Balkan Barat bergerak menuju Uni Eropa dan NATO. Ini adalah jalan yang kami dukung…bermitra dan ingin kami tangani bersama jika bahaya atau risiko muncul,'' kata Lambrecht.
Dia menambahkan mereka juga membicarakan hubungan baik kedua negara.
''Kerja sama kita akan terus berlanjut ke depannya. Kami ingin kerja sama yang sukses, terutama dalam hal pelatihan tentara,'' kata Lambrecht.
Podzic mengatakan kunjungan Lambrecht adalah tanda bahwa Bosnia dan Herzegovina didukung oleh Uni Eropa dan NATO.
"Kedatangan Menteri Lambrecht adalah pesan bahwa kami tidak sendirian dan kami akan bekerja sama dengan negara-negara anggota UE dan NATO," katanya.
Dia menambahkan mereka juga berbicara tentang agresi Rusia terhadap Ukraina.
“Kami sepakat bahwa kami harus mengutuk barbarisme semacam itu dan perlakuan tidak manusiawi terhadap warga Ukraina, apa pun konsekuensi ekonomi yang mungkin dirasakan warga Eropa. Negara-negara Eropa Tenggara, termasuk Bosnia dan Herzegovina, sangat menyadari di mana letak demokrasi dan hak asasi manusia. Kami warga Eropa sadar akan bahaya yang berasal dari Rusia. Itu sebabnya kita perlu membangun keamanan Eropa. Prajurit kami telah bertugas di bidang pemeliharaan perdamaian. Kami berharap kami tidak perlu bekerja sama terkait pertahanan Eropa,'' kata Podzic.
Setidaknya 3.238 warga sipil telah tewas dan 3.397 lainnya terluka di Ukraina sejak perang dengan Rusia dimulai pada 24 Februari, menurut perkiraan PBB.
Jumlah korban sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi.
Lebih dari 5,6 juta orang telah melarikan diri ke negara lain, dengan lebih dari 7,7 juta orang mengungsi, menurut data dari badan pengungsi PBB.