Rıskı Ramadhan
05 Februari 2018•Update: 05 Februari 2018
Burak Karacaoğlu,Eşref Musa
ANKARA
Pasukan rezim Suriah meluncurkan serangan udara ke rumah sakit dan masjid di provinsi Idlib, Suriah, kata Pertahanan Sipil Suriah pada Senin.
"Serangan udara intensif yang telah dilakukan selama berminggu-minggu di Idlib, tadi malam menargetkan sebuah rumah sakit di daerah Maarat al-Numan dan tiga masjid di pusat kota,” kata kepala unit Pertahanan Sipil di Idlib, Mustafa Haj Yousuf kepada Anadolu Agency.
Dia menilai serangan tersebut ditujukan untuk merusak psikologis warga sipil.
"Padahal, rumah sakit dan tempat ibadah seharusnya memiliki tingkat kekebalan tertinggi," tambah Yousuf.
Menteri Kesehatan Pemerintah Sementara Suriah Mohammed Firas al-Jundi juga membenarkan bahwa Rumah Sakit Pusat Maaretinuman dan sekitarnya telah ditargetkan dalam tujuh serangan udara.
"Tidak ada yang tewas dalam serangan yang dilakukan oleh jet tempur Rusia, banyak yang terluka. Rumah sakit tidak dapat memberi pelayanan lagi," kata al-Jundi kepada Anadolu Agency.
Sementara itu, serangan udara dan rudal intensif oleh rezim Bashar Assad dan pasukan Rusia di berbagai titik di Idlib, membuat tim Pertahanan Sipil kesulitan untuk melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan sehingga menghambat arus informasi dari kawasan tersebut.
Idlib yang terletak di utara Suriah dan dekat perbatasan Turki telah dinyatakan sebagai "zona de-eskalasi".
Provinsi yang dikendalikan oleh kelompok bersenjata anti-rezim tersebut yeşah menghadapi serangan udara intensif dalam dua bulan terakhir.
Sejumlah 211 warga sipil terbunuh dan 1.447 lainnya luka-luka hanya pada bulan Januari lalu.
Suriah telah dirundung konflik sejak perang sipil meletus pada Maret 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang aksi demonstrasi kelompok pro-demokrasi dengan brutal.
Meskipun pejabat PBB mengatakan ratusan ribu jiwa tewas akibat perang sipil tersebut, pejabat rezim Suriah mengatakan jumlah korban jiwa adalah sekitar 10.000.