10 Januari 2018•Update: 10 Januari 2018
Alex Jensen
SEOUL KOREA SELATAN
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Rabu mengatakan bahwa ia tidak berencana untuk mengurangi sanksi atas Korea Utara, kecuali Pyongyang memutuskan untuk denuklirisasi.
Dalam konferensi pers pertama tahun 2018, Moon mengklarifikasi sikapnya atas Korea Utara, yaitu sehari setelah perundingan resmi pertama Korea dalam dua tahun terakhir digelar.
Salah satu hasil pertemuan pejabat kementerian di zona demiliterisasi adalah Korea Utara akan mengirimkan atlet dan delegasi lainnya ke Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan bulan depan.
"Kini perundingan dengan Korea Utara telah dimulai, namun karena masalah nuklir Korea Utara belum terselesaikan, Korea Selatan akan terus mendukung tekanan dan sanksi yang diberikan masyarakat internasional," kata Moon, seperti dilansir oleh Kantor Berita Yonhap.
Moon menambahkan, memperbaiki hubungan antar-Korea tergantung pada kesediaan Korea Utara untuk menghentikan program senjata nuklirnya. Uji coba keenam yang dilakukan Pyongyang tahun lalu dan serangkaian peluncuran rudal telah menghasilkan sanksi global yang berat.
Moon juga mengapresiasi Amerika Serikat, karena perundingan kemarin dapat terwujud berkat tekanan Washington atas Pyongyang.
Seoul dan Washington juga telah sepakat untuk menunda latihan militer gabungan hingga Paralimpiade Musim Dingin berakhir.
Amerika Serikat pun menanggapi perundingan Utara-Selatan dengan mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik perkembangan tersebut, dan Washington akan tetap menjalin hubungan dengan pejabat Korea Selatan, yang akan memastikan bahwa partisipasi Korea Utara di Olimpiade Musim Dingin tidak akan melanggar sanksi yang diberlakukan oleh Dewan Keamanan PBB terhadap program rudal nuklir dan balistik Korea Utara.