11 Januari 2018•Update: 12 Januari 2018
Selen Temizer
ANKARA
Dalam pertemuan dengan Sekjen PBB Antonio Guterres di New York, delegasi Komite Perundingan Tinggi (HNC) menyampaikan, PBB perlu mendesak rezim Bashar al- Assad dalam proses perundingan transformasi politik yang sedang berlangsung di Jenewa.
Menurut pernyataan tertulis dari HNC, delegasi yang dipimpin Natsir Hariri telah bertemu dengan Sekjen PBB Antonio Guterres di New York, Selasa.
Dalam pernyataan tertulis itu, juru bicara Yahya Aridi mengatakan bahwa HNC mengajak masyarakat internasional untuk mendesak rezim Assad menghadiri perundingan yang dilakukan di Jenewa.
“Delegasi kami telah menyampaikan secara jelas bahwa upaya perdamaian yang direncanakan Rusia dalam pertemuan Sochi tidak terealisasikan,” ungkapnya.
"Perundingan Sochi, Deklarasi Jenewa, dan Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 2254 dapat memberi risiko berkurangnya upaya transformasi yang diharapkan," tambahnya.
“Di Jenewa ada perundingan politik. Karena rezim menolak berunding, sementara perundingan lainnya tidak akan merubah kenyataan tersebut,” tutup nya.
Pertemuan Jenewa ke-8 telah berlangsung 28 November – 14 Desember lalu, namun pertemuan tersebut berakhir dengan kegagalan. Delegasi rezim datang terlambat ke pertemuan dan enggan berunding untuk transformasi politik.