Islam Uddin
29 Mei 2026•Update: 29 Mei 2026
Pemungutan suara awal untuk pemilu lokal penting di Korea Selatan dimulai pada Jumat, dengan Presiden Lee Jae Myung memberikan suaranya bersama ibu negara Kim Hye Kyung.
Pasangan tersebut mencoblos di pusat komunitas lingkungan Samcheong, dekat kompleks bekas kantor kepresidenan Cheong Wa Dae di Seoul, lapor kantor berita Yonhap.
Proses pemungutan suara awal yang berlangsung selama dua hari dibuka pada Jumat pagi di lebih dari 3.500 tempat pemungutan suara di seluruh negeri dan akan berlanjut hingga Sabtu. Warga dapat memberikan suara mulai pukul 06.00 hingga 18.00 waktu setempat.
Pemilu ini secara luas dipandang sebagai ujian politik besar pertama bagi pemerintahan Lee sejak mulai menjabat pada Juni tahun lalu. Para analis menyebut pemungutan suara ini sebagai referendum terhadap tahun pertama pemerintahan Lee.
Warga Korea Selatan akan memilih 16 kepala wilayah metropolitan dan provinsi, 227 wali kota dan kepala daerah, 804 anggota dewan metropolitan, 2.650 anggota dewan lokal, 16 kepala dinas pendidikan, serta 14 anggota Majelis Nasional dalam pemilihan sela parlemen.
Menurut Komisi Pemilihan Nasional, total 7.813 kandidat ikut bersaing dalam pemilu tersebut.
Hasil pemilu diperkirakan akan memengaruhi arah politik pemerintahan Lee dan menentukan prioritas kebijakan di masa mendatang.
Otoritas pemilu menyatakan proses pemungutan suara pada hari pertama berjalan lancar, sementara angka partisipasi pemilih terus dipantau ketat menjelang hari pemungutan suara resmi pekan depan pada 3 Juni.