Tarek Chouiref
29 Mei 2026•Update: 29 Mei 2026
Serangan militer Israel menewaskan sedikitnya 28 orang dan melukai 42 lainnya di seluruh Lebanon selatan, tengah, dan timur pada hari Kamis (28/05), di tengah pelanggaran berkelanjutan terhadap perjanjian gencatan senjata, menurut laporan resmi Lebanon.
Serangan tersebut termasuk 95 serangan udara dan sembilan operasi penembakan artileri yang menargetkan lingkungan perumahan, area komersial, dan jalan utama di beberapa distrik di Lebanon.
Para korban termasuk enam anak, lima wanita, dua tentara Lebanon, dan sebuah keluarga yang menjadi sasaran saat mencoba melarikan diri dari kekerasan di Lebanon selatan.
Di distrik Nabatieh, serangan Israel menargetkan area perumahan dan komersial di kota Nabatieh dan kota-kota sekitarnya, menghancurkan beberapa bangunan dan sebuah masjid di dekat kantor Palang Merah Lebanon.
Serangan di jalan Zefta-Deir al-Zahrani menewaskan dua tentara Lebanon, sementara serangan di Jibsheet menewaskan seorang pekerja Bangladesh, istrinya, dan anak mereka setelah kendaraan mereka menjadi sasaran.
Di distrik Sidon, serangan Israel menewaskan satu keluarga yang beusaha melarikan diri dengan kendaraan di Jalan Raya Adloun menewaskan enam orang, termasuk dua anak dan orang tua mereka.
Serangan lain menargetkan sebuah apartemen di gedung apartemen bertingkat di daerah Qiyaa, Sidon, menewaskan lima orang, termasuk dua wanita, dan melukai 21 lainnya, di antaranya anak-anak.
Di distrik Tyre, serangan Israel menargetkan beberapa bangunan bersejarah, sementara satu serangan menghantam sebuah kafe dan gedung apartemen di Jalan Hiram, memicu kebakaran dan operasi penyelamatan di bawah reruntuhan.
Serangan lain meratakan sebuah bangunan di daerah Zuqouq al-Mufti di Tyre, sementara serangan tambahan menargetkan jalan dan daerah pemukiman di seluruh distrik.
Tentara Israel juga mengeluarkan peringatan evakuasi baru yang mencakup daerah-daerah di kota Tyre, termasuk lingkungan, kamp pengungsi, dan daerah dekat Rumah Sakit Hiram.
Penembakan artileri Israel juga menargetkan beberapa kota di distrik Nabatieh, Marjayoun, Tyre, dan Hasbaya.
Di Lebanon timur, serangan Israel menargetkan kota Sohmor di distrik Bekaa Barat.
Serangan Israel juga menghantam sebuah apartemen di kompleks perumahan Al-Rayan di Choueifat dekat pinggiran selatan Beirut, menewaskan tiga orang, termasuk seorang wanita, putrinya yang masih bayi, dan seorang anak Suriah, sementara 15 lainnya terluka.
Serangan-serangan ini merupakan bagian dari pelanggaran berkelanjutan Israel terhadap perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada 17 April dan kemudian diperpanjang hingga awal Juli.