Rhany Chairunissa Rufinaldo
02 September 2019•Update: 02 September 2019
Hakan Copur
WASHINGTON
Korban tewas dalam penembakan massal di Texas, Amerika Serikat, pada Sabtu naik menjadi tujuh orang, sementara 22 orang lainnya terluka, kata otoritas negara bagian, Minggu.
Dua korban, yang terluka dalam penembakan di Odessa dan Midland, meninggal dunia pada Minggu, menambah jumlah korban tewas menjadi tujuh.
Pada Sabtu, seorang pria bersenjata yang membajak sebuah truk pos berputar-putar di jalan-jalan kota Odessa dan Midland dan menembaki orang-orang secara acak.
Departemen Kepolisian Midland mengkonfirmasi bahwa sang penembak yang merupakan seorang pria kulit putih berusia 30-an, ditembak hingga tewas di bioskop Cinergy, Odessa.
Hingga saat ini, masih belum jelas apa motif dari penembakan tersebut.
Sementara itu, pada hari yang sama, setidaknya 10 remaja terluka dalam sebuah penembakan selama pertandingan sepak bola di negara bagian Alabama.
Insiden itu terjadi kurang dari sebulan setelah penembakan rasis di El Paso, Texas, yang menewaskan 22 orang dan melukai 24 lainnya.