Astudestra Ajengrastrı
06 Oktober 2018•Update: 07 Oktober 2018
Ayhan Simsek
BERLIN
Jerman pada Jumat menuduh Rusia melakukan serangan siber kepada negara-negara Barat dan organisasi-organisasi internasional.
Berbicara dalam konferensi pers di Berlin, juru bicara Kanselir Angela Merkel mengatakan investigasi yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan peran badan intelijen militer Rusia, BRU, di belakang serangan-serangan tersebut.
"Kami mengutuk keras serangan-serangan kepada organisasi internasional dan intitusi pemerintah negara-negara sekutu kami. Dan kami meminta Rusia melakukan tanggung jawabnya dan menghentikan aksi ini," kata Steffen Seibert.
Inggris menuduh Rusia melakukan serangan siber yang "sembarangan dan ceroboh" kepada negara-negara Barat, dengan pemerintah Belanda mengaku baru menemukan serangan siber dari Rusia kepada lembaga pengawas senjata kimia di Haque, OPCW.
Sibert berkata pemerintah Jerman "sangat yakin" akan hasil investigasi yang dilakukan oleh otoritas Inggris dan Belanda.
Dia berkata serangan-serangan siber semacam ini mengancam keamanan publik dan demokrasi.
Sementara itu, Rusia menolak tuduhan pemerintah Inggris dan Belanda pada Kamis.
"Maniak mata-mata Barat mencari momentum," kata Kementerian Luar Negeri Rusia melalui pernyataan.