Jerman kirim tim militer ke Greenland untuk misi pengintaian
Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan terkait sikap AS terhadap Greenland
BERLIN
Pemerintah Jerman akan mengirim tim militer ke Greenland pekan ini untuk menjalankan misi pengintaian, sebagai bagian dari upaya menilai kemungkinan dukungan keamanan bagi Denmark di kawasan Arktik.
Kementerian Pertahanan Jerman dalam pernyataannya pada Rabu (14/1) menyebutkan sebanyak 13 personel militer akan diberangkatkan ke Greenland menggunakan pesawat angkut Angkatan Udara Jerman jenis A400M. Pesawat tersebut dijadwalkan lepas landas pada Kamis pagi menuju Nuuk, ibu kota Greenland.
Menurut kementerian, misi tersebut bertujuan untuk menilai kondisi dan kerangka kerja bagi kemungkinan kontribusi militer Jerman dalam mendukung Denmark menjaga keamanan regional, termasuk kemampuan pengawasan maritim.
Penugasan ini dilakukan atas undangan Denmark dan akan melibatkan perwakilan dari sejumlah negara mitra Eropa lainnya, meski Kementerian Pertahanan Jerman tidak merinci negara-negara yang ikut serta dalam misi tersebut.
Misi pengintaian ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali menegaskan pandangannya bahwa Greenland seharusnya berada “di tangan Amerika Serikat” guna menghadapi ancaman dari Rusia dan China.
Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen mengatakan pada Rabu, seusai kunjungan ke Gedung Putih, bahwa pihaknya belum berhasil mengubah sikap Amerika Serikat terkait Greenland.
“Bagi kami, gagasan apa pun yang tidak menghormati keutuhan wilayah Kerajaan Denmark dan hak penentuan nasib sendiri rakyat Greenland tentu sepenuhnya tidak dapat diterima,” ujar Rasmussen kepada wartawan.
Dalam pertemuan tersebut, Rasmussen dan Menteri Luar Negeri Greenland Vivian Motzfeldt juga bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance serta Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, di tengah berlanjutnya minat pemerintahan Trump terhadap wilayah otonom Denmark tersebut.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
