Devina Halim
16 Agustus 2021•Update: 16 Agustus 2021
JAKARTA
Filipina telah mengevakuasi 32 warganya dari Afghanistan pada Minggu kemarin, di tengah meningkatnya ketegangan di negara tersebut.
Departemen Luar Negeri (DFA) mengungkapkan 32 orang tersebut kini berada di Doha, Qatar, dan sedang menunggu konfirmasi penerbangan mereka ke Filipina.
DFA mengungkapkan sebanyak 19 warga Filipina lainnya juga direncanakan akan segera meninggalkan Afghanistan.
“Departemen baru-baru ini mengeluarkan Siaga Level 4 untuk seluruh Afghanistan karena situasi keamanan yang tidak menentu di negara itu,” ungkap DFA dalam keterangannya, Senin.
Adapun Filipina mengeluarkan status Siaga Level 4 ketika terjadi konflik internal skala besar atau serangan eksternal besar-besaran di sebuah negara.
Siaga Level 4 berarti evakuasi atau repatriasi yang bersifat wajib.
Filipina menyerukan agar seluruh warganya di Afghanistan untuk mengikuti upaya pemulangan.
DFA dan perwakilannya sedang menjajaki semua jalan kerja sama, berkoordinasi erat dengan pemerintah dan mitra internasional untuk menjamin pemulangan secepatnya yang aman.
DFA tidak merinci berapa total warga Filipina yang berada di Afghanistan.
Taliban berhasil mengambil alih kendali ibu kota Kabul dari tangan Presiden Ashraf Ghani pada Minggu.
Taliban juga menduduki istana kepresidenan setelah menguasai Kabul, sementara Ghani telah pergi meninggalkan Afghanistan.