13 Juli 2017•Update: 14 Juli 2017
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Sejumlah anggota Taliban bersenjata memaksa turun tujuh penumpang dari sebuah bus antar kota di provinsi Farah barat Selasa malam dan menembak mereka hingga tewas, pejabat dari Afghanistan memberikan konfirmasi, Rabu.
Nasir Mehri, juru bicara pemerintah provinsi, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa insiden tersebut terjadi di sebuah jalan raya yang menghubungkan kota Farah dan Herat di bagian barat.
Pejuang Taliban menghentikan bus beberapa kilometer dari Farah, tambah Nasir.
"Pasukan keamanan telah membalas serangan tersebut dengan membunuh 10 orang bersenjata, sementara sisanya melarikan diri dari tempat kejadian," kata Mehri.
Penumpang yang tewas adalah warga sipil yang berasal dari Farah dan dalam perjalanan ke Herat, sebuah kota yang berbatasan dengan Iran, kata beberapa pejabat.
Pejabat kesehatan di Rumah Sakit Kota Farah mengatakan sembilan penumpang lagi, termasuk tiga wanita dan satu anak, terluka dalam serangan tersebut. Lima di antaranya berada dalam kondisi kritis.
Mohammad Noorzai, wakil kepala dewan provinsi, seperti yang dikutip oleh media lokal mengatakan bahwa delapan warga sipil juga telah diculik.
Taliban belum berkomentar mengenai pembunuhan para penumpang bus tersebut, namun dalam sebuah pesan di situs, mereka mengklaim melakukan pembunuhan 14 petugas keamanan, melukai 16 lainnya, dan menculik lima orang lainnya, di tempat yang sama di pinggiran kota Farah, di tempat kejadian bus tersebut.
Jalan raya di seluruh negeri merupakan area tanpa hukum dimana para gerilyawan dapat menyerang para pelancong yang dicurigai melayani pemerintah.
Taliban, telah meningkatkan serangan musim semi tahunan mereka yang diluncurkan pada bulan April melawan pemerintah Kabul yang didukung Barat. Kondisi itu memperburuk penegakan hukum dan ketertiban di negara yang berada di antara daratan di Asia Selatan dan Asia Tengah.