Sayed Khodaberdi Sadat
30 November 2017•Update: 01 Desember 2017
Sayed Khodaberdi Sadat
KABUL
Sebanyak 9.000 keluarga di distrik Khogyani provinsi Nangarhar, Afghanistan dilaporkan terpaksa mengungsi ke daerah yang lebih aman akibat konflik yang terjadi antara Daesh dan Taliban di kawasan tersebut.
Juru Bicara Walikota Nangarhar Ataullah Hogyani berkata bahwa konflik antara Daesh dan Taliban yang semakin intens dalam beberapa hari terakhir memaksa ribuan keluarga untuk mengungsi.
Menurut Hogyani, konflik antara Daesh dan Taliban tersebut telah menyebabkan 11 anggota Daesh, 19 anggota Taliban dan 8 warga sipil tewas hingga saat ini.
Kepada Anadolu Agency, Hogyani menyebutkan 9 ribu keluarga yang mengungsi ke wilayah Chamtala tersebut sangat membutuhkan bantuan.
Sebulan sebelumnya , 5 ribu keluarga di daerah yang sama juga terpaksa mengungsi karena konflik yang terjadi.