Aydogan Kalabalik
08 Januari 2018•Update: 09 Januari 2018
Aydogan Kalabalik
KAIRO
Mantan perdana menteri Mesir mengumumkan pada Senin bahwa ia tidak akan berpartisipasi dalam pemilihan presiden mendatang.
Lewat akun resminya, Ahmed Shafiq mengatakan bahwa ia bukan "sosok yang ideal" untuk memimpin bangsa.
"Karena alasan tersebut, saya memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam pemilihan presiden 2018 mendatang," tambah Shafiq.
Politikus berusia 76 tahun tersebut mengumumkan hal tersebut setelah menggelar pertemuan dengan dewan umum Partai Gerakan Nasional di kediamannya.
Shafiq adalah perdana menteri Mesir terakhir dari pemerintahan Presiden Hosni Mubarak, yang mengundurkan diri pada awal 2011, pasca aksi protes massal selama 18 hari menentang pemerintahannya.
Dalam pemilihan presiden demokratis pertama di Mesir pada 2012, Shafiq kalah - dengan sedikit selisih suara - dari Mohamed Morsi, pemimpin kelompok Ikhwanul Muslimin yang kini dilarang.
Shafiq tinggal di Uni Emirat Arab (UEA), dan baru-baru ini kembali ke Mesir, setelah dideportasi dari UEA bulan lalu.