Roy Ramos
11 Oktober 2017•Update: 11 Oktober 2017
Roy Ramos
ZAMBOANGA CITY, Filipina
Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Selasa menyerukan agar sekutu-sekutu Filipina bersatu menghadapi ancaman nuklir Korea Utara.
"Penting bagi kami menunjukkan solidaritas dengan dunia, karena Korea Utara sedang memegang senjata yang berbahaya," kata Duterte seperti dikutip kantor berita Philippine News Agency.
Duterte mengatakan solidaritas antar sekutu penting bila kemudian ketegangan dengan semenanjung Korea memuncak.
"Saya harap dalam beberapa hari ke depan kita bisa bersatu, khususnya aliansi antara Filipina, AS, dan juga Tiongkok," kata dia. "Korea Utara adalah tetangga Tiongkok, dan bila mereka mengambil keputusan menggunakan bom nuklir, itu akan menghancurkan Asia Tenggara. Termasuk Filipina."
Duterte mengatakan aliansi yang kuat akan menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un "dia harus berhenti mengancam dunia". Dia menekankan hanya Tiongkok yang bisa menghentikan rencana Korea Utara itu.
Manila sudah berulang kali mengimbau agar Pyongyang berhenti melakukan aktivitas yang berbahaya dan memprovokasi.
Sebagai ketua dewan ASEAN saat ini, Filipina menawarkan diri "memainkan peran membangun ruang diplomatis untuk membuka dialog" mengenai ketegangan dengan Korea Utara.