Astudestra Ajengrastrı
06 November 2017•Update: 07 November 2017
Roy Ramos
ZAMBOANGA CITY, Filipina
Presiden AS Donald Trump mempersiapkan beberapa agenda penting selama mengunjungi Filipina, menurut Wakil Sekretaris Negara Patrick Murphy. Trump akan berada di Manila untuk menghadiri KTT Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).
Denuklirisasi Korea Utara, negosiasi antara beberapa negara soal Laut China Selatan, dan usaha kontra-terorisme adalah beberapa agenda penting Trump.
“AS akan terus menjaga kehadirannya yang kuat di wilayah Indo-Pasifik, termasuk soal kebijakan yang berkontribusi untuk kedamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan ini maupun di AS,” ujar Murphy seperti dikutip oleh Kantor Berita Filipina.
Komentar Murphy ini dilontarkan di forum Stimson Center, yang diadakan oleh masyarakat diaspora Filipina-AS. Forum ini juga menekankan kemitraan 70 tahun Washington dengan Manila sebagai “landasan stabilitas”.
Kuasa Usaha Kedutaan Besar Filipina, Patrick Chuasoto, juga mengemukakan prioritas Filipina sebagai Ketua ASEAN 2017, dan mendiskusikan tujuan ASEAN untuk mendukung komunitas ASEAN yang inklusif dan menjunjung tinggi perdamaian di antara negara-negara anggota.
"Banyak keberhasilan ASEAN dikaitkan dengan cara ASEAN untuk selalu mengedepankan konsultasi, konsensus, dan kerja sama. ASEAN didirikan atas beberapa prinsip dasar, di antaranya saling menghormati, tidak campur tangan dalam urusan internal anggota lainnya, dan penyelesaian sengketa damai," kata Chuasoto.
Lembaga Gedung Putih telah mengonfirmasi bahwa Trump akan mengadakan pertemuan bilateral Presiden Rodrigo Duterte di sela-sela KTT ASEAN.
Sebelumnya, Duterte memutuskan untuk menjauh dari AS, ketika Presiden Barack Obama mengutuk perang Duterte melawan narkoba. Setelah itu, Presiden Filipina ini lantas memilih untuk memperkuat hubungan dengan Rusia dan China.