Marıa Elısa Hospıta
17 Januari 2020•Update: 18 Januari 2020
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
China mencatat pertumbuhan ekonomi 6,1 persen pada 2019, yang juga merupakan pertumbuhan terendah dalam 29 tahun terakhir.
Biro Statistik Nasional (NBS) China mengatakan target tahunan pemerintah adalah 6-6,5 persen.
Menurut kantor berita Xinhua, pertumbuhan China melambat sejak 2018, yaitu 6,8 persen.
Data itu dirilis setelah China menandatangani kesepakatan perdagangan dengan Amerika Serikat.
Ini adalah tingkat pertumbuhan terendah sejak 1990, yaitu ketika China dirundung kekacauan politik dengan pertumbuhan ekonomi tercatat hanya 3,9 persen.
NBS menyebutkan bahwa produk domestik bruto (PDB) China mencapai 99,09 triliun yuan (USD14,38 triliun) tahun lalu.
Sektor jasa di negara ini menyumbang lebih dari setengah total PDB.
Di akhir tahun lalu, populasi China telah melampaui 1,4 miliar jiwa.