Muhammad Abdullah Azzam
09 Mei 2020•Update: 10 Mei 2020
Kasım İleri
WASHINGTON
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyetujui penjualan peralatan ke Mesir sebesar USD2,3 miliar untuk memperbarui helikopter "AH-64 Apache", lapor Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS.
Dalam sebuah pernyataan, badan itu mengatakan pemberitahuan terkait paket penjualan 88 mesin helikopter dan peralatan seperti peringatan dini, sistem penargetan dan GPS telah disampaikan ke kongres AS.
Pernyataan itu menyatakan Mesir akan menggunakan helikopter yang diperbarui ini untuk "melindungi kepentingan bersama AS-Mesir, serta memerangi kegiatan teroris di Semenanjung Sinai, yang mengancam keamanan Mesir dan Israel.
Penjualan tersebut tidak mengubah keseimbangan kekuasaan di kawasan itu, tambah pernyataan itu.
Di sisi lain, Kemlu AS juga menyetujui penjualan 4.569 kendaraan militer jenis MRAP ke Uni Emirat Arab (UEA).
Badan itu juga menekankan bahwa harga penjualan ini mencapai USD556 juta.
Pernyataan itu menyatakan kendaraan militer UEA akan digunakan untuk "perlindungan pasukan dan operasi kemanusiaan".
UEA diketahui mengirim sejumlah besar kendaraan lapis baja, serta pesawat jet dan senjata berat kepada pasukan Khalifa Haftar di Libya.