Muhammed Bilal Kenasari
14 Februari 2018•Update: 15 Februari 2018
Muhammed Bilal Kenasari
WASHINGTON
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa tudingan korupsi yang sedang menimpa Perdana Menteri Israel adalah masalah dalam negeri.
“AS memiliki hubungan yang kuat bukan hanya dengan Netanyahu, namun juga dengan pemerintah Israel. Kami tahu perkembangannya, namun kami pikir ini adalah masalah dalam negeri,” kata Heather Nauert menanggapi pertanyaan mengenai kasus tersebut dalam sebuah konferensi pers.
Sebelumnya, kepolisian Israel menyatakan telah menyelesaikan dua penyelidikan korupsi terhadap Netanyahu.
Kepolisian Israel menyatakan telah mengumpulkan bukti yang cukup terkait dugaan Netanyahu “menerima suap, melakukan tindakan korupsi dan menyalahgunakan tugas” dalam lingkup penyelidikan yang juga dikenal dengan “File 1000”
Menanggapi pernyataan tersebut, Netanyahu menyatakan bahwa tudingan-tudingan yang dilayangkan kepadanya tidak berdasar dan akan berakhir nihil.
"Apa pun yang saya lakukan hingga saat ini adalah untuk kepentingan Israel, setelah ini juga saya akan tetap melakukannya. Saya akan terus memimpin Israel," kata Netanyahu.