Muhammad Abdullah Azzam
15 September 2020•Update: 16 September 2020
Ömer Koparan
AFRIN, Suriah
Sembilan orang tewas dan 43 lainnya terluka dalam serangan bom pada Senin di barat laut Suriah.
Sebuah truk kecil berisi bahan peledak memasuki kota Afrin yang dikuasai pihak oposisi, demikian informasi yang diperoleh Anadolu Agency dari sumber lokal.
Turki melalui operasi anti-terornya, Operasi Ranting Zaitun pada 2018 telah membersihkan sebagian besar Afrin dari kelompok teroris YPG/PKK.
Para anggota teroris YPG/PKK terus melakukan serangan tetapi tidak mengaku bertanggung jawab karena mereka bertujuan untuk merugikan warga sipil, menurut sumber keamanan setempat.
Kelompok teroris YPG/PKK, yang terus menyerang dari wilayah Tal Rifaat dan Manbij di Suriah, kerap mengincar daerah Jarabulus, Azaz dan Afrin untuk mendudukinya.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi. YPG adalah cabang PKK di Suriah.
Sejak 2016, Turki telah meluncurkan tiga operasi anti-teror yang melintasi perbatasannya di Suriah utara untuk mencegah pembentukan koridor teror: Operasi Perisai Eufrat (2016), Operasi Ranting Zaitun (2018), dan Operasi Mata Air Perdamaian (2019).