Hayati Nupus
18 September 2020•Update: 21 September 2020
JAKARTA
Filipina akan menutup pemakaman sepanjang 29 Oktober hingga 4 November, menjelang musim libur Undas atau All Saints Day.
Juru bicara kepresidenan Harry Roque mengatakan warga Filipina yang mayoritas beragama Katolik tidak diizinkan berziarah karena khawatir akan terjadi pertemuan massal di tengah pandemi.
“Mereka dapat berkunjung [ke pemakaman] sebelum dan sesudah penutupan, tapi dengan kapasitas hanya 30 persen,” ujar Roque, kutip the Philippine Star, Jumat.
Kompleks pemakaman dibuka untuk umum sepanjang 17 September hingga 15 November.
Setiap pengunjung wajib mengenakan masker dan pelindung wajah, serta menjaga jarak fisik.
Hingga saat ini, angka infeksi Covid-19 di Filipina mencapai 279.526 kasus, dengan 208.790 pulih dan 4.830 meninggal.