Pizaro Gozali İdrus
30 September 2019•Update: 30 September 2019
JAKARTA
Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit meminta masyarakat tidak memprovokasi atau menyebarkan informasi yang akan menimbulkan konflik terkait kondisi di Papua.
Dia mengatakan konflik di Wamena bukan persoalan etnis dan berharap kondisi dapat kembali kondusif.
"Kita doakan situasi kembali normal dan semoga aparat keamanan bisa mengatasi hal ini," ujar Nasrul Abit pada Minggu.
Nasrul telah tiba Wamena dengan menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara (AU) untuk memastikan kondisi perantau Minang,
“Saya juga koordinasikan dengan pemerintah daerah untuk memastikan langkah apa yang akan diambil selanjutnya, terkait nasib warga Sumbar yang ada di Wamena,” jelas Nasrul.
Nasrul mengatakan ada 981 orang perantau minang berdomisili di Wamena.
Sebanyak 672 orang di antaranya masih berada di Papua, sedangkan 309 orang dikabarkan sudah meninggalkan Papua.
“Saya berharap pihak aparat keamanan bertindak tegas untuk menjaga keamanan masyarakat,” jelas dia.
Nasrul juga meminta perantau Minang dan seluruh warga di Wamena, tetap waspada dan hati-hati.
Sebelumnya kerusuhan di Wamena mengakibatkan 28 orang tewas. Sepuluh diantaranya perantau Minang yang berasal dari Pesisir Selatan, Sumatera Barat.