Melike Pala
24 Juli 2026•Update: 24 Juli 2026
Media pemerintah Iran melaporkan Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah wilayah Iran pada Jumat dini hari.
Seorang pejabat setempat mengatakan dua orang terluka dalam salah satu serangan tersebut, sementara sistem pertahanan udara di Teheran diaktifkan untuk menghadapi ancaman yang disebut sebagai serangan "musuh".
Mengutip penyiar pemerintah IRIB, Wakil Gubernur Khuzestan Bidang Keamanan Valiollah Hayati mengatakan sejumlah titik di sekitar Kota Ahvaz menjadi sasaran serangan rudal yang disebut dilakukan oleh militer Amerika Serikat.
Kantor berita semi-resmi Tasnim juga melaporkan suara beberapa ledakan besar terdengar di berbagai wilayah Ahvaz sekitar pukul 02.20 waktu setempat. Berdasarkan pengamatan lapangan dan laporan awal, ledakan masih terus berlanjut di sejumlah lokasi.
IRIB juga melaporkan ledakan terdengar di sebelah barat Kota Bandar Abbas, sekitar Omidiyeh, dekat Andimeshk, di pesisir selatan Pulau Qeshm, Kota Konarak di Provinsi Sistan dan Baluchestan, Kota Jask di Provinsi Hormozgan, wilayah selatan Khorramabad di Provinsi Lorestan, Kota Khandab, serta sejumlah lokasi di Provinsi Yazd.
Direktur Jenderal Penanggulangan Krisis Provinsi Hormozgan mengatakan serangan yang dilaporkan tersebut menghantam kawasan Tappe Allah Akbar di Bandar Abbas sehingga merusak satu tiang listrik dan memutus aliran listrik di wilayah tersebut.
Menurut pejabat itu, pasokan listrik ke kawasan terdampak diperkirakan pulih dalam waktu sekitar satu jam.
Secara terpisah, Wakil Gubernur Hormozgan mengatakan dua orang mengalami luka-luka akibat serangan yang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Bandar Abbas.
Media Iran juga melaporkan sistem pertahanan udara di ibu kota Teheran diaktifkan untuk menghadapi ancaman yang mereka sebut sebagai serangan "musuh".