Nicky Aulia Widadio
17 Desember 2019•Update: 18 Desember 2019
JAKARTA
Detasemen Khusus 88 Antiteror telah menangkap delapan orang terduga teroris di Jayapura, Papua pada Desember ini.
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Asep Adi Saputra menuturkan terduga teroris itu terkait dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), yakni kelompok teror yang berafiliasi dengan paham Daesh atau ISIS.
“Mereka terkait dengan kelompok JAD jaringan Lampung dan Medan,” kata Asep di Jakarta, Selasa.
Densus 88 mulanya menangkap tersangka berinisial KWN pada Jumat, 6 Desember. Sedangkan tujuh orang lainnya ditangkap pada Sabtu, 7 Desember.
Sebelumnya polisi juga menangkap enam orang terduga teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat dan tiga orang di Aceh.
Kelompok JAD terkait dengan sejumlah aksi teror di Indonesia belakangan ini, antara lain ledakan bom bunuh diri di Medan serta penusukan terhadap mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto di Pandeglang, Banten.