Nicky Aulia Widadio
18 Januari 2021•Update: 19 Januari 2021
JAKARTA
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan sebanyak 19.435 orang mengungsi sebagai pascagempa berkekuatan M 6,2 yang mengguncang Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan para pengungsi tersebar di puluhan titik pengungsian di kedua kabupaten tersebut.
Sementara itu, korban meninggal akibat gempa berjumlah 81 orang, 253 orang luka berat, dan 679 orang luka ringan hingga Senin dini hari.
“BPBD terus mendata dan berkoordinasi dengan TNI-Polri, Basarnas, serta relawan dalam evakuasi relawan terdampak,” kata Raditya melalui siaran pers, Senin.
BNPB sejauh ini telah mendistribusikan bantuan logistik berupa makanan, air mineral, selimut, tenda pengungsi, masker, perlengkapan bayi, dan lain-lain.
Distribusi bantuan untuk sejumlah kecamatan akan dilakukan melalui udara menggunakan helikopter.
Gempa bumi tersebut terjadi pada Jumat, 15 Januari 2021 pukul 02.28 waktu setempat dengan kekuatan M 6,2.
BMKG mencatat gempa susulan berkekuatan M 5,0 telah terjadi pada Sabtu dan memperkirakan gempa susulan masih akan terjadi.
Masyarakat diminta waspada dan menjauhi kawasan rawan longsor dan reruntuhan serta kawasan pesisir dan pantai apabila terjadi gempa susulan.