Nicky Aulia Widadio
12 Juni 2020•Update: 13 Juni 2020
JAKARTA
Sebanyak 5.407 orang terdampak banjir bandang setinggi 1,5 meter di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo usai hujan selama 14 jam pada Kamis.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 1.479 rumah terendam, dua jembatan rusak berat dan satu jembatan rusak ringan.
“Sedikitnya tiga orang luka-luka, 5.407 jiwa dari 1.479 keluarga terdampak banjir,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui siaran pers, Jumat.
Banjir bandang dipicu hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama 14 jam, sejak pukul 01.00 hingga 15.00 WITA.
Intensitas hujan yang tinggi tersebut menyebabkan tanggul jebol dan Sungai Taludaa meluap.
Raditya mengatakan BPBD Kabupaten Bone Bolango bersama tim SAR dan TNI-Polri telah mengevakuasi para korban.
“Saat ini kebutuhan yang paling mendesak adalah makanan siap saji dan piranti lain seperti selimut, obat-obatan, perlengkapan bayi dan kebutuhan pokok lainnya,” ujar dia.